Sabtu, 29 Desember 2007

nasyid hip-hop di amerika

Chicago : Saat David Kelly alias "Capital D" nge-rap, ia tidak ikut-ikutan arus dengan memakai lirik-lirik mengenai wanita, perhiasan, kekayaan dan sebagainya. Namun, Rapper asal Chicago ini menggunakan sajak-sajaknya untuk memuji Allah, mengkritik peperangan di Iraq dan mengecam Amerika. Kelly adalah salah satu diantara artis rap baru, Muslim asal Amerika. Dikenal sebagai entertainer yang merefleksikan tidak hanya rasa tapi juga bersifat reliji. "Muslim-muslim di Amerika Serikat itu ada dan tidak hilang. Mereka adalah bagian dari budaya, tetapi mereka tidak menciptakan budaya mereka sendiri," kata Kelly. "Aku mencoba menunjukkan kepada mereka bahwa anda bisa saja kreatif, artistik, bahagia dan tetap menjadi Muslim." Bagi Islam Amerika, rap bukan merupakan barang baru. Bangsa Islam dan sekte non-tradisional lain seperti the "Five Percenters" sudah mempengaruhi hip-hop melalui lirik lagu dan imejnya di akhir 1970-an. Tapi gelombang baru daripada musik akibat pengaruh Muslim lebih melihat untuk menyampaikan pesan dan gambaran yang lebih sejalan dengan Islam sebenarnya. "Musik berkata bahwa aku tetap seorang Amerika, dan aku masih ingin dengan budayaku. Tetapi aku menyaringnya dan aku dapat menyertakan Islam juga kedalamnya." kata Mike Shapiro, 23, yang membuat situs Www.Muslimhiphop.Com. "Muslim-muslim amerika dan pemuda-pemuda muslim sangat memerlukan ini. Mereka tidak punya tempat lain untuk berinteraksi tentang masalah ini." Kelly pernah tampil sebelumnya dihadapan sekitar 80 orang sebagai bagian dari sebuah even bulanan yang diadakan oleh Jaringan Aksi Muslim kota Chicago. Para audiennya minum teh dan benar-benar terpikat saat Kelly menyenandungkan lagu-lagu dari album terbarunya "Insomnia". Kelly tampil hanya di acara-acara yang tidak menyediakan alkohol. Sebelum memeluk agama Islam empat tahun lalu, Kelly "yang sebelumnya Katolik" mengatakan musiknya kurang memiliki kesungguhan hati dan keteraturan. "Sekarang, aku punya agenda yang beda," ia berkata. "Jika aku mengeluarkan album, aku harus mengatakan sesuatu untuk dikatakan. Misalnya tentang kebenaran." Musik semacam ini juga ada di pusat Remarkable Current, sebuah label rekaman di Oakland yang menampilkan beberapa artis hip hop. Meskipun pendengar tidak menyadari bahwa artis itu muslim, tapi mereka akan menyampikan pesan-pesan positif, Anas Canon pendirinya berkata. "Aku mencoba untuk mempopulerkan sebuah seni di luar sana yang positif dan penuh kasih dan mencerminkan rohani kita," kata Canon lagi. Namun Canon mengatakan dia punya kesulitan untuk mendapat penerimaan dari beberapa komunitas Muslim karena hip hop punya imej negatif dan didebat oleh Muslim seluruh dunia yang mengatakan bahwa musik itu haram "dilarang" dalam syariat Islam. "Pandangan keras lain mengatakan musik bagian dari kekuatan jahat. Ini diluar kesabaran dan menimbulkan napsu," kata Abraham Marcus, seorang profesor sejarah di Universitas Texas Austin. "Tetapi pandangan umum lebih toleran. Otoritas dari masyarakat umum mengatakan musik dapat diterima sepanjang punya tujuan yang baik." Artis Hip-Hop umum yang mempraktekan Islam adalah Mos Def dan Everlast. Yang lain, seperti Kelly, punya pengikut sedikit tapi setia.

Tidak ada komentar: